Gula Aren Sebagai Pemanis Alternatif
Siwalan juga di kenal
dengan nama pohon lontar atau tal (Madura:Ta’al)
merupakan sebuah tanaman multiguna karena hampir semua komponennya dapat
dimanfaatkan. Siwalan banyak tumbuh di daerah dekat pantai, seperti di desa
Lapa Laok, kecamatan Dungkek, kabupaten Sumenep. Desa ini memiliki potensi
utamanya berupa siwalan. Siwalan mulai dari daun, buah dan kayu dapat
dimanfaatkan berbagai jenis kerajinan. Perlu kita ketahui bahwa daun siwalan
bisa digunakan sebagai bahan kerajinan. Barang kerajinan yang dibuat dari daun
siwalan salah satunya adalah tikar. Buahnya juga dapat kita konsumsi
loh..kawan...
Namun,
di desa Lapa Laok hanya memanfaatkan nira siwalan untuk diolah menjadi gula
aren, sedangkan buahnya tidak diolah atau tidak digunakan. Kebanyakan dari
mereka membuang buah siwalan. Mungkin mereka sudah bosan karena setiap hari
sudah mengkonsumsi buah tersebut. Sedangkan, kita yang di daerahnya tidak ada potensi buah siwalan
ingin mengkonsumsi buah tersebut. So, if
you want eat siwalan, come on to Lapa Laok village, Madura.. it is a beautiful
village..right??
Pengen
tau cara pembuatan gula aren?? Pertama, seseorang menaruh timba di ranting
pohon siwalan untuk mengadahi air siwalan dan hasil air siwalan tersebut diambil
pada waktu pagi hari. Setelah itu, air siwalan di masak di wajan kurang lebih 8
jam sampai nira siwalan tersebut menjadi kental dan berubah warna. Kemudian, di cetak dalam wadah
seperti mangkok. Warga biasanya menjual satu mangkok dengan harga 8 ribu.
0 komentar:
Posting Komentar